Langkah ke 8 Sapto Satrio Mulyo Teras Cileungsi

Bersatu Membangun Kabupaten Bogor

DPR-RI

DPRD Provinsi

DPRD Kab. Dapil 2

DPRD Kab. Dapil 2

8 Tips Sehat

4 Tips Sehat

4 Tips Sehat

5 Tips Sehat

Jusuf Kalla : Rakyat harus Bersyukur

Rakyat harus Bersyukur Kalian mempunyai Presiden yang Peduli Nasib Bangsa dan Nasib Keturunan mu!

Jokowi Presiden Terhebab Sepanjangsejarah Dunia, dalam Tempo 5 Tahun Cita-cita Bung Karno dan Pak HartoTerealisasi semuanya!

Saya Saksi Hidup Sejarah Indonesia Merdeka, sejak Jokowi Berkuasa, Mafia dan Pejabat Korup Lumpuh dan Bangkrut

_Jusuf Kalla_

Industri Rumahan "IBUNE" dengan Kemasan Standar Internasional

Srundeng
Cileungsi (TerasCileungsi) - IBUNE merupakan produk makanan kemasan, mulai dari sambel hingga manisan. Berbagai makanan khas Nusantara disediakan oleh IBUNE.

Seperti usaha-usaha kuliner lainnya, IBUNE juga memilliki unggulan Kuliner yang ditawarkan, yakni "Srundeng" Dengan bahan-bahan dari Kelapa campur Daging Sapi, mengenai rasanya jangan ditanyakan pasti "Goyang Lidah"

Srundeng biasa disantab untuk lauk nasi, cocok untuk segala umur karena tidak pedas. Selain rasanya yang mantab, Srundeng IBUNE buatan Ibu Sundari ini, juga awet dan tahan lama.

Teri Kacang
Yang tak kalah Goyang Lidah adalah Teri Kacangnya, yang terbuat dari teri dan kacang pilihan, sehingga membuat kombinasi Teri dan Kacang tersebut yang sebenarnya memiliki dua rasa yang berbeda, tetapi dengan olahan yang pas membuat cita rasa yang eksotis.

Nama : Hj. Sundari
No. Hp: 0812-9888-1912 / 0813-8003-9082

Merek Dagang : IBUNE

Alamat Toko : Simple Cell Jalan Raya Cileungsi - Jonggol km 10, Cipeucang Bogor Jabar.

Alamat Rumah : Griya Cipeucang, Blok C8 No. 4, Jalan Raya - Cileungsi - Jonggol, Bogor - Jabar

Sumber - Jaringan Tanah Impian

SAPTO SATRIO MULYO - 8 - MAKNA BUDI PEKERTI

  1. Budi Pekerti adalah sebuah sistem didalam pikiran orang waras, yang dapat memberikan keseimbangan, dan keharmonisan dalam hidup bermasyarakat, karena budi pekerti berperan sebagai identitas dan budaya bangsa.
  2. Budi pekerti adalah tingkah laku, perangai, akhlak, dan watak. 
  3. Budi pekerti secara epistimologi, Budi berarti kesadaran, pengertian, pikiran, dan kecerdasan, sementara Pekerti bermakna penampilan, perilaku, yang dapat diartikan sebagai sebuah kesadaran seseorang dalam bertindak dan berperilaku.
  4. Budi pekerti merupakan sebuah sikap positif, juga didalamnya termasuk tindakan sopan santun, yang yang diperoleh dari kebiasaaan yang dilakukan sejak kecil.
  5. Budi pekerti adalah sebuah sikap yang akan terbentuk dalam benak setiap orang waras dengan sendirinya, melalui empatinya yang diterapkan dalam kehidupan sehari-hari, sehingga dapat diartikan sebagai moral, etika, akhlak mulia, tata krama, dan sopan santun.
  6. Budi Pekerti merupakan ukuran moral yang baik atau buruk, hal ini tergantung pada nurani yang dimiliki oleh seseorang. Apakah dia waras atau tidak,,, 
  7. Budi Pekerti sepertinya sangat mirip dengan moral, tetapi berbeda dengan etika, karena pengertian etika adalah sebuah kebiasaan yang diterima oleh kelompok, organisasi, atau masyarakat tertentu. 
  8. Budi pekerti adalah sebuah nilai luhur yang diturunkan secara turun temurun, dari Leluhur Nenek Moyang Bangsa Indonesia.


Seseorang yang memiliki budi pekerti, akan memiliki moral yang baik, dan akan membentuk etika orang tersebut menjadi baik. Foto - Istimewa

Lomba Kampung Ramah Lingkungan di Kecamatan Gunung Putri

Minggu tgl 7 Oktober 2019, bertempat di lapangan Tegar Beriman, tepatnya di halaman  kantor Bupati Bogor  diadakan penilaian Lomba "Kampung  Ramah Lingkungan"  yang disingkat "KRL"

Lomba yang diselenggarakan oleh Dinas Lingkungan  Hidup  Kabupaten  Bogor, telah memutuskan pemenangnya.

Lomba yang mengambil tema tentang pemberdayaan  masyarakat  kepedulian  terhadap sampah yang bisa diolah kembali, dimenangkan oleh KRL Nanas RW 12 Dusun 3 Desa Karanggan  Kecamatan Gunung Putri mendapatkan nilai terbaik, yakni The Best of The Best.

Oleh : Muharram, SE

Selamat Hari Pramuka ke-57

Citeureup,  (TerasCiteureup) - Gerakan Pramuka Indonesia adalah nama organisasi pndidikan nonformal yang menyelenggarakan pendidikan kepanduan di Indonesia.

Gerakan Pramuka di Indonesia telah dimulai sejak tahun 1923, hal ini ditandai dengan berdirinya Nationale Padvinderij Organisatie (NPO) di Bandung, yang diikuti dengan adanya 
Jong Indonesische Padvinderij Organisatie (JIPO) di Jakarta.

Hasil Survey Pasangan RINDU Unggul, Pesan Ridwan Kamil : "Jangan Lengah di Hari H"

Ridwan Kamil saat di acara halal bihalal di kediaman Oesman Sapta, pada sabtu (16/6/2018)
Cileungsi, (TerasCileungsi) - Beberapa lembaga survei menyatakan, bahwa elektabilitas pasangan Ridwan Kamil-Uu Ruzhanul Ulum berada di urutan teratas jelang Pilkada Jawa Barat 2018.

Di dalam Pilkada Jabar, pasangan nomor urur 1 tersebut melawan pasangan  Hasanuddin-Anton Charliyan, pasangan Sudrajat-Ahmat Syaikhu, dan Deddy Mizwar-Dedi Mulyadi.

Kang Emil, betigu panggilan akrab bagi Walikota Bandung ini, mengatakan, keberadaan saksi di tiap tempat pemungutan suara (TPS) menjadi salah satu faktor penting dalam memenangkan pilkada.

Ia mengungkapkan, timnya telah menyiapkan dan melatih saksi-saksi yang akan bertugas di tiap TPS, dan berharap, upaya yang dilakukan saat ini akan memberikan hasil yang maksimal saat Pilkada.

Pemungutan dan penghitungan suara Pilkada Serentak 2018 akan dilaksanakan pada 27 Juni 2018. Sedangkan rekapitulasi akan dilaksanakan pada 28 Juni 2018.

"Tinggal berdoa saja, sebagai manusia beragama kita berdoa saja agar ikhtiar ini membuahkan hasil. Tapi apapun hasilnya kita sangat iklas karena namanya takdir sudah ada yang mengatur,"  kata Cagub Jabar ini.

Sebelumnya, Hasil survei Litbang Kompas Mei 2018 menunjukkan elektabilitas pasangan Ridwan Kamil-Uu Ruzhanul mencapai 40,4 persen.

Sedangkan pasangan Deddy Mizwar-Dedi Mulyadi 39,1 persen responden pemilih.

Sementara itu, berdasarkan hasil survei Charta Politika Juni 2018, elektabilitas Ridwan Kamil-UU Ruzhanul Ulum berada di urutan pertama, Deddy Mizwar-Dedi Mulyani berada di urutan kedua, menjelang Pilkada Jawa Barat 2018.

Menurut survey, Elektabilitas Ridwan-UU sebesar 37,3 persen. Sementara pasangan Deddy Mizwar-Dedi Mulyadi sebesar 34,5 persen. Sementara dua pasang lainnya berada di posisi ketiga dan keempat. (DE)  

Apa itu Politisi Negarawan ?

Cileungsi, (TerasCileungsi) - Mungkin Sobat akan bertanya? Apakah ada perbedaan, antara Politisi Politikus dengan Politisi Negarawan? Keduanya khan sama-sama Politisi.

Sepintas memang tidak ada bedanya, sama-sama ingin merebut kekuasaan...

Berjuang membangun Bangsa Indonesia, tidak harus melalui karir menjadi “Politisi Politikus”, yang jalannya, hanya melalui lembaga-lembaga politik yang sudah dikuasi oleh politisi-politisi yang mapan dan tetap berjuang demi kekuasaannya semata.

Seorang pencari kekuasaan (Politisi), seyogyanya mempunyai cita-cita, bahwa kekuasaan yang dicapainya kelak, menjadi alat untuk membangun Bangsa-nya sendiri, bukan bangsanya orang lain – seperti sekarang ini – Freeport contohnya.

Sementara Politisi Politikus yang ada saat ini, mereka hanya ingin mempertahankan eksistensinya dalam kelihaiannya mamanajemeni kondisi yang chaos. Ibarat orang sedang bermain selancar, jika gagal sampai di tepi, ia pun kembali terombang-ambing dalam kekacauan itu sendiri.

Kita tahu sekarang ini, Politisi Politikus hanya untuk gaya-gayaan, tidak mengena pada eksistensi peran yang seyogyanya diterapkan untuk Bangsa ini.

Oleh karenanya saya membedakan secara dikotomi, antara “Politisi Politikus” (Kucing yang jadi Politisi) dengan “Politisi Negarawan” (Anjing yang jadi Politisi)

Kondisi sekarang ini memang ibarat tembok besar yang ada didepan kita, hal ini mengingat Negara-negara Barat dan Negara-negara Timur Tengah yang sudah lebih solid, bekerja sama dengan penghianat-penghianat Bangsa ini, untuk mengombang-ambingkan ombak yang sedang dipakai selancar oleh Politisi Politikus WNI itu sendiri.

Politisi Politikus yang bermain selancar pun, dengan serta merta riang gembira, ketika jatuh dari “papan selancar-nya”, karena mereka tahu bahwa yang membuat ombak tersebut adalah teman-temannya sendiri. Begitulah seorang Politisi Politikus melihat dua kekuatan tersebut di atas, sebagai kawan.

Mengapa sebagai kawan, karena seorang penghianat melihat bangsanya sendiri adalah musuh utamanya.

Kiranya sudah cukup diskripsi tentang Politisi Politikus tersebut. Sekarang apa konkritnya ???

Tembok besar tidak dapat dilawan dengan kekuatan senjata jadul. Kini saatnya kita menggunakan kekuatan akar rumput. Kita punya budaya “Kearifan Lokal”, semua nilai-nilai lokal, tidak terlepas dari pola hidup, pola makan dan makanan yang dimakan, hingga hiburan yang akan kita nikmati.

Kekayaan kita yang berupa fisik, sudah lama dirampok. Sementara, kekayaan kita yang berupa non-fisik, seperti kebudayaan, sudah lama pula dilunturkan oleh kedua kekuatan tersebut di atas.

Jadilah Politisi Negarawan, berjuang tidak harus dari partai, atau jalur politik lainnya. Berikan pembelajaran bagi sekeliling kita, bahwa kita harus mempertahankan segala kekayaan Bangsa ini.

Bagaimana caranya?

Kita bisa belajar sendiri mengenai "Kearifan Lokal" Bangsa kita, bukan nilai-nilai Barat atau Timur Tengah yang dibungkus, seolah-seolah menjadi kebiasaan kita di masa sekarang ini.

Penulis :
Sapto Satrio Mulyo | Foto : Dok. Pribadi
Sapto Satrio Mulyo : Kembali ke Kearifan Lokal

Sebuah pola kehidupan peninggalan Leluhur kita yang banyak dilupakan. Sejatinya, Kearifan Lokal tidak bertolak belakang dengan Modernisasi, tetapi justru sebagai rel atau pijakan kemana arah Bangsa ini akan berlabuh dengan Sehat

Cileungsi yang ber-Kearifan Lokal, pasti lebih maju, Sejahtera Aman Tentram

Bogor Sehat (Sejahtera, Aman dan Tentram )

Artikel Baru

Artikel Lama