Langkah ke 8 Sapto Satrio Mulyo Ridwan Kamil datang sebagai Pembawa Solusi bagi Pengrajin Mebel - Teras Cileungsi

Bersama Membangun Kabupaten Bogor

Berbasis Kearifan Lokal

#PolitikTanpaMahar

Ridwan Kamil datang sebagai Pembawa Solusi bagi Pengrajin Mebel

 Desa Bongkok, Kecamatan Paseh, Sumedang (Istw)
Sumedang, (TerasCileungsi) - Menjawab adanya keluhan dari  para pelaku usaha mebel, terkait masalah permodalan,  dan strategi pemasaran agar produknya diminati lebih banyak konsumen. Untuk meningkatkan kualitas mebel di Sumedang, Calon Gubernur Jabar nomor urut satu Ridwan Kamil akan membangun Pusat Desain Jabar.

Menurut Wali Kota Bandung yang namanya masuk dalam daftar 50 Pemimpin Terbaik Duni 2018 versi Majalah Fortune ini, bahwa di Pusat Desain Jabar inilah, para desainer akan dapat saling  membantu para pengrajin untuk mendesainkan sesuatu yang sesuai tren yang laku di pasar

Ridwan Kamil datang ke kampung mebel di Desa Bongkok, Kecamatan Paseh, Sumedang, Senin, 11 Juni 2018, sebagai 'Pembawa Solusi'  bagaimana mengakses permodalan dan cara menembus pasar yang lebih luas. Pada acara tersebut Kang Emil berdialog dengan para pelaku UKM mebel dan petani salak.

Kang Emil mengapresiasi Desa Bongkok yang memiliki potensi luar biasa, ada industri mebel dan komoditi salak. Di satu kecamatan saja ada lebih dari 100-an pengrajin mebel. Hanya mereka terkendala pemasaran yang masih konvensional karena bisa jadi desainnya kurang diminati konsumen.

Menurut dia, selama ini, desain mebel yang dibuat hanya mengikuti selera pasar lokal atau menebak- nebak sendiri selera konsumen. Jadi pengrajin, merasa model atau desainnya pasti bagus dan laku di pasaran. Tapi ketika dilempar ke pasar kurang. Untuk itu dibutuhkan bantuan dari para desainer profesional.

Walikota Bandung itu berkomitmen, kalau dirinya terpilih sebagai Gubernur Jabar, maka ia akan membangun Pusat Desain Jabar untuk meningkatkan kualitas mebel Sumedang. Sedangkan untuk pemasarannya, para perajin akan dilatih cara memasarkan online juga dibantu pemasaran offline dengan memasarkan produk unggulan mereka di Bali.


Penulis :
Sapto Satrio Mulyo | Foto : Istimewa
Sapto Satrio Mulyo : Kembali ke Kearifan Lokal

Sebuah pola kehidupan peninggalan Leluhur kita yang banyak dilupakan. Sejatinya, Kearifan Lokal tidak bertolak belakang dengan Modernisasi, tetapi justru sebagai rel atau pijakan kemana arah Bangsa ini akan berlabuh dengan Sehat

Cileungsi yang ber-Kearifan Lokal, pasti lebih maju, Sejahtera Aman Tentram

Bogor Sehat (Sejahtera, Aman dan Tentram )